8 Cara Membuat Masker Alami dari Madu

Menjadikan kulit wajah sehat dan cantik kini bisa dilakukan di rumah, salah satunya yakni cara membuat masker alami dari madu. Beauty hack ini sangat mudah dan tidak memakan banyak biaya.

Madu sejak lama dikenal sebagai bahan alami yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Nutrisi di dalamnya, seperti asam amino, vitamin, enzim dan mineral ampuh mengatasi berbagai masalah, mulai dari jerawat, bruntusan bahkan hingga kerutan halus. 

Selain dikonsumsi, madu juga dapat dijadikan sebagai skincare, lho. Jadi kini perawatan wajah bisa dilakukan sendiri di rumah. Menarik, bukan? Langsung saja berikut ini merupakan cara membuat masker alami dari madu!

8 Masker alami dari madu

Pada dasarnya madu saja sudah cukup sebagai masker wajah. Namun setiap orang memiliki jenis kulit berbeda, sehingga dibutuhkan tambahan bahan supaya hasilnya maksimal.

Beberapa bahan tambahan dapat menjadikan khasiat masker madu lebih ampuh untuk mengatasi masalah kulit.

  1. Masker anti jerawat

Jerawat timbul karena tumpukan minyak dan kotoran yang menyumbat kulit. Bisa juga disebabkan ketidakseimbangan hormon, stres dan pengaruh skincare.

Untuk mengatasi masalah ini, gunakan campuran air perasan lemon, madu dan baking soda masing-masing satu sendok teh. Aduk hingga rata dan aplikasikan pada seluruh permukaan wajah. 

Diamkan selama lima belas menit, kemudian bilas dengan air hangat. Hindari mengaplikasikan masker ini di sekitar mata karena baking soda terlalu keras untuk kulit mata yang sensitif.

  1. Masker untuk melembabkan wajah kering

Wajah kering cenderung mudah keriput dan bersisik, sehingga tampak lebih tua dari seharusnya. Untuk melembabkannya, campurkan madu dan minyak zaitun dengan perbandingan 1:1. 

Cara Membuat Masker Alami dari Madu

Aduk rata kedua bahan dan oleskan merata ke seluruh wajah. Setelah lima belas menit, masker dapat dibilas dengan air dingin atau diseka menggunakan waslap lembab.

  1. Masker eksfoliasi

Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati. Proses ini tidak perlu dilakukan setiap hari, melainkan satu atau dua kali seminggu saja. Walaupun banyak produk di pasaran, tetapi memakai bahan alami tentu lebih baik.

Bahan yang diperlukan adalah madu, oatmeal dan yoghurt masing-masing satu sendok teh. Campurkan semua bahan dan aduk rata. Aplikasikan pada wajah dan biarkan selama lima belas menit, setelah itu seka dengan waslap lembab. 

Oatmeal mengandung saponin yang dapat mengangkat sel kulit mati dan kotoran dari permukaan kulit. Sedangkan madu mampu menutrisi serta yoghurt yang menyegarkan dan mendorong produksi sel kulit baru.

  1. Masker untuk mencerahkan wajah

Wajah cerah bukan berarti harus putih, melainkan harus bersih dan sehat. Untuk masker pencerah wajah, dibutuhkan bahan-bahan berikut:

  • 1 sendok teh madu
  • 1 sendok teh yoghurt
  • ¼ sendok teh kunyit bubuk
  • 1 sendok teh jus lemon

Campurkan semua bahan hingga rata lalu ratakan ke seluruh kulit wajah. Diamkan selama lima belas sampai dua puluh menit, setelah itu bilas dengan air hangat.

Kunyit mengandung antioksidan dan anti inflamasi yang dapat menjadikan kulit bersinar. Madu menutrisi kulit agar lebih sehat, dan lemon serta yoghurt mengangkat sel kulit mati.

  1. Masker untuk kulit sensitif

Kulit sensitif membutuhkan perawatan lebih intensif. Jika salah memilih produk, maka dapat menimbulkan kemerahan, bentol, bahkan radang. Masker madu, teh hijau dan minyak almond dapat melawan radikal bebas dan memperbaiki sel-sel kulit.

Bahan yang dibutuhkan adalah madu, teh hijau dan minyak almond masing-masing satu sendok teh. Campur semua bahan hingga merata dan aplikasikan ke seluruh wajah.

Diamkan selama lima belas menit sebelum dibilas dengan air hangat. Setelah wajah bersih, lanjutkan dengan pelembab atau serum. Kulit akan terasa lembut, halus dan glowing.

  1. Masker untuk menghidrasi kulit

Masker ini dapat digunakan oleh semua jenis kulit. Fungsinya ialah menjaga kadar air pada permukaan kulit dan melembabkannya. sehingga dapat mengontrol produksi minyak.

Bahan yang dibutuhkan adalah satu sendok teh bubuk kayu manis dan dua sendok teh madu. Setelah dicampur rata, oleskan pada wajah dan diamkan lima belas menit. Bilas dengan air suam-suam kuku.

Kayu manis memiliki sifat antimikroba dan antioksidan serta membersihkan minyak berlebih. Sedangkan madu melembabkan, mengunci kadar air pada kulit dan menyehatkannya.

  1. Masker untuk mencegah keriput

Memasuki usia tiga puluhan, kulit mulai harus dirawat dengan bahan anti aging. Madu dan yoghurt adalah dua komposisi yang memiliki kandungan antioksidan dan vitamin tinggi untuk menjaga kelenturan kulit.

Anda juga dapat menambahkan minyak sehat ke dalam campuran kedua bahan di atas. Misalnya minyak argan, zaitun, almond, atau VCO. Gunakan takaran 1:1:1 untuk semua bahan dan aplikasikan pada wajah selama lima belas menit.

  1. Masker untuk menenangkan kulit

Paparan sinar matahari berlebihan, cuaca panas dan kering, atau seharian berada di ruangan berpendingin dapat menyebabkan wajah menderita. Kulit akan terasa terbakar, terkelupas, atau kemerahan.

Untuk mengatasinya, gunakan campuran satu sendok teh madu dan daging lidah buaya. Jika memungkinkan tambahkan satu sendok teh air mawar atau mint. Gunakan malam hari sebelum tidur selama lima belas menit. Setelah itu bilas dengan air dingin.

Cara Memilih Madu Terbaik untuk Masker Wajah

Selain bahan campuran yang tepat, Anda juga harus memilih madu yang berkualitas untuk bahan masker. Tentu saja karena kualitas akan menentukan hasil. 

Berikut adalah cara memilih madu terbaik untuk bahan masker wajah:

Hanya gunakan madu asli

Pastikan hindari gunakan madu palsu atau yang tidak terjamin keasliannya sebagai bahan masker. Jenis seperti ini biasanya memiliki campuran gula atau tambahan lain. 

Jika bahan-bahan tersebut diaplikasikan ke wajah, terutama pada kulit sensitif, justru akan menimbulkan masalah lain, misalnya reaksi alergi, jerawat, radang, hingga kemerahan. 

Sebaiknya gunakan madu murni seperti produk Madu Apik karena telah terbukti teruji secara klinis dan memenuhi standar Komite Akreditasi Nasional (KAN). Pastikan setiap sendok madu yang digunakan terjamin kualitas dan keasliannya

Pilih madu yang belum dipasteurisasi

Sebagian orang ragu-ragu menggunakan madu mentah (raw honey) karena risiko botulisme. Namun perlu diketahui bahwa keracunan sangat jarang terjadi. Pengaplikasiannya sebagai masker juga tidak akan menyebabkan infeksi itu karena hanya digunakan di luar tubuh.

Madu yang telah dipasteurisasi telah kehilangan sebagian flora dan enzim bermanfaat di dalamnya. Sedangkan madu mentah masih memiliki semua kandungan enzim dan zat gizi yang bermanfaat bagi kulit.

Tes pakai terlebih dahulu

Bagi pemilik kulit sensitif, sebaiknya lakukan tes pakai terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan masker. Sebenarnya madu sangat aman untuk jenis kulit ini, tetapi reaksi di awal pemakaian berbeda-beda.

Oleskan seujung jari madu ke belakang telinga dan biarkan selama lima menit. Jika tidak ada reaksi gatal atau kemerahan, berarti aman dipakai.

Delapan cara membuat masker alami dari madu diatas dapat dipilih sesuai dengan kondisi kulit wajah Anda. Untuk hasil maksimal, gunakan yang asli, ya. 

Sebaiknya gunakan pula madu yang belum dipasteurisasi untuk mendapatkan semua enzim baik di dalamnya. Semoga bermanfaat!

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Table of Contents

On Key

Related Posts