Banyak Manfaat, Yuk Kenali Khasiat Madu untuk Kesehatan

Dengan mengenali apa khasiat madu, dapat mengoptimal nutrisinya untuk kesehatan tubuh.

Madu kini banyak ditemukan dalam berbagai produk, baik murni maupun sebagai tambahan olahan pangan dan minuman. Popularitasnya tidak terlepas dari nutrisi yang terkandung di dalamnya. Lantas apa khasiat madu sebenarnya?

Sebagai informasi, madu merupakan pemanis alami pengganti gula. Rasa tersebut didapat dari proses aktivitas enzimatik lebah yang mengkonsumsi nektar atau cairan manis pada bunga. 

Tidak hanya sebagai pemanis yang aman, madu juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh lho. Berikut ulasan mengenai apa khasiat madu, mari simak bersama-sama!

Kandungan nutrisi pada madu

Madu sudah dikonsumsi oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, salah satunya untuk pengobatan tradisional. Potensi manfaat madu dalam dunia kesehatan didapat dari kandungan nutrisinya, seperti vitamin hingga mineral yang ampuh menjaga daya tahan tubuh.

Dilansir dari The European Food Information Council menyebutkan bahwa madu asli terdiri dari karbohidrat (gula sederhana, fruktosa dan glukosa), air, sedikit protein, vitamin, mineral, enzim dan polifenol termasuk flavonoid. Satu sendok makan madu mengandung Kalori: 64 kal, Karbohidrat: 17 grams, Gula: 17 gram.

Manfaat madu

Memiliki kandungan nutrisi yang beragam, tidak heran madu disukai karena memberikan banyak manfaat pada tubuh. Selain meningkatkan stamina dan menjaga imunitas, juga bisa mengobati beberapa keluhan kesehatan. 

Khasiat Madu

Berdasarkan berbagai penelitian, potensi baik madu untuk kesehatan antara lain:

  1. Meningkatkan imun

Senyawa flavonoid dan polifenol adalah dua molekul bioaktif utama yang ada dalam madu. Antioksidan tersebut membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh. 

Penelitian oleh Michigan State University juga menyebutkan madu sebagai pembangun sistem kekebalan dengan sifat antioksidan, anti-bakteri dan anti-tumor.

Alhasil pemanis alami ini juga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya infeksi, sehingga disarankan untuk rutin dikonsumsi saat musim pancaroba dan pandemi.

  1. Meredakan batuk dan sakit tenggorokan

Minum teh atau air lemon hangat yang dicampur dengan madu merupakan cara tepat untuk meredakan sakit tenggorokan. Hal itu dikarenakan kandungan antioksidan alami yang bermanfaat meredakan peradangan pemicu batuk.

Dalam jurnal bertajuk Honey for Treatment of Cough in Children menyebutkan bahwa meminum satu sendok madu sebelum tidur efektif mengurangi batuk dan ketidaknyamanan tenggorokan yang dialami oleh anak-anak dan orang dewasa. Madu sebagai obat herbal untuk sakit tenggorokan

  1. Menjaga kesehatan pencernaan

Tahukah Anda mengonsumsi madu dan lemon dengan air hangat membantu meringankan sembelit dan meningkatkan pencernaan? 

Campuran keduanya ampuh membersihkan usus besar, membuang makanan yang tidak tercerna dan racun lainnya dari tubuh. Peningkatan pencernaan berarti memperlancar metabolisme yang selanjutnya dapat membantu penurunan berat badan. 

Selain itu, kandungan antioksidan dalam madu dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada sel-sel di sekitar lapisan pencernaan. Dengan demikian, membuatnya sehat.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa penelitian menemukan bahwa madu dapat menurunkan tekanan darah. Karena dikaitkan dengan penyakit jantung dan stroke, maka mengendalikan hipertensi mampu mengurangi risiko kedua penyakit tersebut. 

Ada tiga mekanisme manfaat madu pada cara kerja jantung yaitu meningkatkan pelebaran pembuluh koroner, menurunkan kemampuan trombosit dalam membekukan darah dan menghambat proses oksidasi kolesterol jahat. 

Terdapat juga kandungan vitamin C dalam madu yang berkhasiat mencegah peradangan pada pembuluh darah di sekitar jantung.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Madu telah dipercaya menjadi perawatan medis utama untuk luka dan infeksi selama berabad-abad. Khasiat ini diperoleh dari kandungan hidrogen peroksida, antiseptik yang dapat membunuh bakteri dan jamur berbahaya.

Menggunakan madu mentah sebagai salep pada luka terbuka juga dapat mengurangi risiko infeksi dan mempercepat penyembuhan. Bahan alami ini terbukti mampu meningkatkan pembentukan kolagen, sehingga regenerasi jaringan kulit cepat terbentuk. 

Tidak cukup sampai disini, hubungan madu dengan penyembuhan luka juga dikarenakan pH yang bersifat asam. Jadi, bisa dibayangkan khasiatnya untuk kulit ya?

  1. Menurunkan kadar gula darah

Meskipun madu berasa manis, namun antioksidan di dalamnya dapat membantu melindungi terhadap sindrom metabolik dan diabetes tipe 2. 

Dalam jurnal yang diterbitkan di US National Library of Medicine National Institutes of Health, para peneliti telah menemukan bahwa madu dapat meningkatkan kadar adiponectin yaitu hormon yang mengurangi peradangan dan meningkatkan regulasi gula darah. 

Kendati baik sebagai pengganti gula bagi penderita diabetes, akan tetapi tetap harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.

  1. Menurunkan resiko kanker

Sebuah penelitian milik Nor Hayati Othman yang diterbitkan di US National Library of Medicine National Institutes of Health menyebutkan ada bukti bahwa khasiat madu adalah penguat kekebalan, anti-inflamasi, antimikroba, “vaksin” kanker alami dan penyembuhan luka. 

Madu memiliki efek anti kanker dengan cara menghambat proliferasi, induksi apoptosis dan penghentian siklus sel. Bahkan kandungan dalam madu hutan mempunyai kemampuan anti tumor.

Jenis-jenis madu yang berkhasiat

Ada lebih dari 300 jenis madu di seluruh dunia yang berbeda dari segi warna, aroma dan rasanya. Itu semua tergantung pada nektar yang dikumpulkan lebah. 

Karena berbeda asalnya maka keunikan dan manfaat madu juga tidaklah sama. Meski begitu ada beberapa jenis yang paling banyak dikonsumsi, yaitu:

Khasiat Madu Manuka

Madu Manuka berasal dari Australia dan Selandia Baru. Warnanya gelap kecoklatan dan ada rasa sedikit pahit. Jenis ini memiliki keunggulan antibakteri karena mengandung konsentrasi tinggi metilglioksal (MGO) dan dihidroksiaseton. 

Menurut jurnal tentang kanker yang dimuat di National Institute of Health menyebutkan bahwa madu manuka dapat merangsang pembentukan kapiler darah baru, pertumbuhan fibroblas dan sel epitel bila dioleskan pada luka.

Khasiat Madu Hutan

Madu hutan dikumpulkan oleh lebah dari pepohonan liar, sehingga memiliki aroma dan rasa yang manis. Jenis ini membantu mengurangi risiko penyakit jantung, pernapasan, membantu melawan asam lambung, menyehatkan rambut dan kulit serta melindungi dari penyakit menular. 

Ada pula kandungan vitamin C, B6, serta mineral seperti magnesium, fosfor, natrium, kalsium, kalium, seng, dan zat besi. Madu hutan juga tinggi sukrosa dan fruktosa yang merupakan sumber nutrisi.

Khasiat Madu Akasia

Warna madu akasia transparan dengan rasa manis seperti vanilla. Dalam studi yang diterbitkan di National Library of Medicine menunjukkan khasiat penyembuhan efektif pada cedera kornea (mata). Selain itu, juga memiliki sifat anti-inflamasi, anti kanker, pelindung DNA, dan antioksidan. Mengenal jenis madu klanceng

Khasiat Madu Hitam

Memiliki rasa pahit, madu hitam diambil dari perasan pohon mahoni yang mengandung zat alkaloid tinggi.

Madu hitam mengandung asam fenolat yang berperan sebagai antioksidan penghambat aktivitas radikal bebas dalam tubuh. Senyawa ini mampu menurunkan risiko kanker, anti inflasi, memperkuat sistem kekebalan tubuh serta menghambat penyempitan pembuluh darah yang bermanfaat mencegah jantung koroner. 

Disamping itu, juga mengandung flavonoid yang dapat membantu mengatasi alergi, eksim atopik, asma hingga rinitis.

Cara mengkonsumsi madu yang benar

Berbagai penelitian telah membuktikan mengenai manfaat madu, meski begitu jika dikonsumsi tetap terhitung sebagai kalori tambahan. 

Beginilah cara mengonsumsi madu agar Anda memperoleh manfaatnya secara maksimal.

Batasi konsumsi madu harian

WHO merekomendasikan asupan gula orang dewasa tidak lebih dari 10 persen dari total kalori. Usahakan untuk menjaga asupan harian gula tambahan, termasuk madu, yaitu di bawah 100 kalori per hari bagi wanita dan 150 kalori pada pria.  

Satu sendok makan madu mengandung sekitar 64 kalori dan 17 gram gula. Bisa untuk campuran atau diminum langsung.

Waktu terbaik minum madu

Disarankan mengonsumsi madu di pagi hari saat perut masih kosong. Hal ini dapat membantu pencernaan sekaligus memberikan tambahan energi. Bisa juga diminum malam hari agar tidur lebih nyenyak.

Takaran minum madu yang benar

Dikutip dari Dabur Honey, disarankan mengonsumsi 50 gram madu dengan air hangat di pagi hari. Takaran ini membantu membersihkan sistem pencernaan di sekaligus memberikan tambahan energi.

Demikianlah penjelasan tentang manfaat, jenis-jenis dan cara mengonsumsi madu. Perhatikan juga kualitas madu saat membelinya. 

Sebelum membeli, pastikan untuk memeriksa keaslian dan kualitas madu. Produk yang baik ialah madu murni tanpa campuran bahan pengawet maupun pewarna. 

Madu Apik menyediakan madu asli dan berkualitas yang telah teruji di laboratorium. Produk juga telah memenuhi Standar Nasional Indonesia, sehingga aman dikonsumsi oleh siapapun. Yuk, segera pilih madu favorit Anda dan saatnya peduli terhadap kesehatan tubuh!

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Table of Contents

On Key

Related Posts